Situs Dakwah & Informasi Islam
Peradilan

DIYAT

dinar-dirhamYaitu harta yang wajib dibayarkan kepada korban atau walinya disebabkan tindak kejahatan terhadap nyawa atau selainnya. Allah berfirman, “Barangsiapa membunuh mukmin karena salah maka hendaknya memerdekakan hamba sahaya beriman dan membayar diyat yang diserahkan kepada keluarganya.” (QS. An-Nisa`: 92).

Dasar Diyat

Unta 100 ekor, bila tidak maka emas 1.000 dinar, atau perak 12.000 dirham, atau sapi 200 ekor, atau kambing 2.000 ekor.

Diyat Nyawa

Pembunuhan yang salah: Korban muslim, diyatnya 100 ekor unta. Korban muslimah, diyatnya setengahnya, 50 ekor unta.

Korban kafir dzimmi atau musta`man, setengah diyat muslim, wanita mereka setengah diyat mereka.

Diyat Pada Pembunuhan yang Salah

Pembunuhan ini tidak mewajibkan qishash akan tetapi mewajibkan kaffarat, yaitu dan diyat. Allah berfirman, “Barangsiapa membunuh mukmin karena salah maka dia harus memerdekakan hamba sahaya beriman dan menunaikan diyat yang diserahkan kepada keluarganya…. Barangsiapa tidak sanggup maka berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai taubat kepada Allah.” An-Nisa`: 92.

Siapa yang Memikul?

Diyat dalam kasus ini dipikul oleh aqilah pelaku, siapa mereka? Para kerabatnya dari pihak bapak, saudara laki-laki dan anaknya, kemudian paman dan anaknya, kemudian paman dari bapak dan anaknya, kemudian paman kakek dan anaknya. Abu Hurairah berkata, “Dua wanita dari suku Hudzail berkelahi, salah satunya mati terkena lemparan batu, maka Rasulullah memutusnya diyat wanita tersebut dipikul oleh ‘aqilahnya.” Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.

Apakah pelaku ikut memikul? Madzhab Hanafi dan Malik berkata, ikut memikul, karena dia sebagai pelaku. Madzhab Syafi’i dan Hanbali berkata, tidak ikut memikul berdasarkan hadits di atas.

Mengapa ‘aqilah ikut memikul diyat? Pembunuhan yang salah terjadi tidak sengaja dan ini adalah musibah, karena itu ‘aqilah dilibatkan dalam memikul akibatnya dalam rangka meringankan beban musibah.

Cara Pembayaran

At-Tirmidzi berkata, “Para ulama sepakat diyat dibayar selama tiga tahun, sepertiga diyat per tahun.” Hal ini dimaksudkan memberikan keringanan, bila ‘aqilah sanggup menunaikan tunai dan tidak memberatkan, maka diterima, karena tempo 3 tahun bukan wajib.

Unta yang Dibayarkan

Unta dibagi lima: 20 bintu makhad betina usia 1 tahun, 20 bintu labun betina usia 2 tahun, 20 bani labun jantan usia 2 tahun, 20 hiqqah betina usia 3 tahun, 20 jadza’ah betina usia 4 tahun. Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Artikel Terpopuler

Senyum Hari Ini

  • Berita Kematian Berita Kematian
    Seseorang dikagetkan dengan berita pada salah satu surat kabar yang sedang dia baca karena...
Index | |

SMS Dakwah Gratis Hari Ini

  • Penyebab Ketenangan Dalam Sholat Penyebab Ketenangan Dalam Sholat
     إِنَّ مِنْ تَوْقِيرِ الصَّلاةِ أَنْ تَأتِي قَبْلَ الإِقَامَةِ  Artinya: Sesungguhnya salah satu dari hal...
Index | |

Konsultasi Online

Al-Ustadz Husnul Yaqin, Lc
Al-Ustadz Amar Abdullah
Al-Ustadz Saed As-Saedy, Lc

Temukan Kami


Yayasan Al-Sofwa

Jl. Raya Lenteng Agung Barat No. 35
Kode Pos 12610
Jakarta Selatan - Indonesia

Contact Us

Phone : 62-21-78836327
Fax : 62-21-78836326
e-mail : info@alsofwah.or.id

Statistik