Situs Dakwah & Informasi Islam
Penjelasan Hadits, Syarah Hadits

Tidak Diterimanya Shalat Peminum Khamr

minumAllah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لاَتَقْرَبُوا الصَّلاَةَ وَأَنتُمْ سُكَارَى

“Janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk.” (An-Nisa : 43)

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu , ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لا يشرب الخمر رجل من أمتي فيقبل له صلاة أربعين صباحا

“Tidaklah seorang dari umatku meminum khamr, melainkan shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh hari.” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu , ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من شرب الخمر لم يقبل الله له صلاة أربعين صباحأ فإن تاب تاب الله عليه فإن عاد لم يقبل الله له صلاة أربعين صباحأ فإن تاب الله عليه فإن عاد لم يقبل له صلاة أربعين صباحا فإن تاب الله عليه فإن عاد الرابعة لم يقبل الله له صلاة أربعين صباحا فإن تاب لم يتب الله عليه وسقاه من الخبال قيل يا أبا عبد الرحمن وما نهر الخبال ؟ قال نهر من صديد أهل النار

“Barangsiapa meminum khamr, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Jika ia bertaubat, Allah akan menerima taubatnya. Jika ia kembali meminumnya , maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Jika ia bertaubat, Allah akan menerima taubatnya. Jika ia kembali meminumnya, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Jika ia bertaubat, Allah akan menerima taubatnya. Jika ia kembali meminumnya untuk keempat kalinya, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Jika ia bertaubat, Allah tidak akan menerima taubatnya dan Allah akan memberinya minum dari sungai khabal. (HR. at-Tirmidzi)

Ada yang bertanya: ‘Wahai Abu ‘Abdirrahman, apa itu sunyai khabal?” Beliau menjawab: “Sungai yang berasal dari nanah penghuni Neraka.”

Kandungan Bab:

1. Haram hukumnya shalat dalam keadaan mabuk

2. Minum khamr merupakan salah satu sebab terhapusnya pahala shalat selama empat puluh hari. Maksud dari hadits-hadits di atas bukanlah shalatnya tidak sah dan harus mengulanginya, wallahu a’lam.

Sumber: Ensiklopedi Larangan Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Syekh Salim bin ‘Ied Al-Hilali,Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Jilid I, Hal: 563

Leave a Reply

Artikel Terpopuler

Senyum Hari Ini

  • Berita Kematian Berita Kematian
    Seseorang dikagetkan dengan berita pada salah satu surat kabar yang sedang dia baca karena...
Index | |

SMS Dakwah Gratis Hari Ini

  • Penyebab Ketenangan Dalam Sholat Penyebab Ketenangan Dalam Sholat
     إِنَّ مِنْ تَوْقِيرِ الصَّلاةِ أَنْ تَأتِي قَبْلَ الإِقَامَةِ  Artinya: Sesungguhnya salah satu dari hal...
Index | |

Konsultasi Online

Al-Ustadz Husnul Yaqin, Lc
Al-Ustadz Amar Abdullah
Al-Ustadz Saed As-Saedy, Lc

Temukan Kami


Yayasan Al-Sofwa

Jl. Raya Lenteng Agung Barat No. 35
Kode Pos 12610
Jakarta Selatan - Indonesia

Contact Us

Phone : 62-21-78836327
Fax : 62-21-78836326
e-mail : info@alsofwah.or.id

Statistik